SLV Migrasi Linux - Quickstart
🚚 SLV Migrasikan Linux
Migrage seluruh disk Linux Anda ke server baru melalui SSH menggunakan rsync. Ini adalah migrasi penuh-disk - semuanya dari server sumber disalin ke tujuan, termasuk data pengguna, konfigurasi, paket-paket yang terpasang, dan SLV node setup.
- Catatan: * * Ini berbeda dari
slv v switch(migrasi identitas validator).slv migrate linuxmenyalin seluruh sistem berkas, sementaraslv v switchmenukar identitas validator antara dua sudah-berjalan node.
Prasyarat
- SLV CLI terpasang pada titik * * source * *
sudo/ root akses di kedua sumber dan tujuan- Akses SSH dari sumber ke tujuan (sandi atau kunci berbasis)
- Server tujuan seharusnya dipasang baru (SLV akan memperingatkan jika mendeteksi data yang ada)
Penggunaan Dasar
Jalankan pada server * * source * *:
bash
sudo slv migrate linux --to root@new-server-ipsudo slv migrate linux --to root@new-server-iptext
🚚 SLV Linux Migration
Source: ubuntu (this machine)
Destination: [email protected]
📋 Exclude list:
• /dev/*
• /proc/*
• /sys/*
• /tmp/*
• /run/*
• /mnt/*
• /media/*
• /lost+found
• /swapfile
• /snap/*
• /var/log/*
? Start migration? This will overwrite data on the destination. › Yes
Syncing... (this may take a while depending on disk size)
√ Migration complete
Rebooting destination...🚚 SLV Linux Migration
Source: ubuntu (this machine)
Destination: [email protected]
📋 Exclude list:
• /dev/*
• /proc/*
• /sys/*
• /tmp/*
• /run/*
• /mnt/*
• /media/*
• /lost+found
• /swapfile
• /snap/*
• /var/log/*
? Start migration? This will overwrite data on the destination. › Yes
Syncing... (this may take a while depending on disk size)
√ Migration complete
Rebooting destination...Opsi
| Opsi | Deskripsi |
|---|---|
-t, --to <ssh> | Tujuan SSH (mis. root@new-server) |
-p, --port <port> | Port SSH (baku: 22) |
--skip-reboot | Lewati reboot otomatis setelah migrasi |
--exclude <path> | Pola rsync exclude tambahan (dapat diulang) |
--include <path> | Hapus dari excludes baku (dapat diulang) |
--list-excludes | Tampilkan daftar exclude kini dan keluar |
-y, --yes | Lewati prompt konfirmasi |
Port SSH Gubahan
Bila tujuan memakai port SSH yang tak standar:
bash
sudo slv migrate linux --to root@new-server-ip --port 2222sudo slv migrate linux --to root@new-server-ip --port 2222Customize Excludes
Lihat apa yang akan dikecualikan:
bash
slv migrate linux --list-excludesslv migrate linux --list-excludesAbaikan path tambahan (misalnya, lewati data buku besar untuk migrasi lebih cepat):
bash
sudo slv migrate linux --to root@new-server-ip --exclude /home/solv/ledgersudo slv migrate linux --to root@new-server-ip --exclude /home/solv/ledgerMode Tidak-Interaktif
Untuk scripting:
bash
sudo slv migrate linux --to root@new-server-ip --skip-reboot --yessudo slv migrate linux --to root@new-server-ip --skip-reboot --yes¶ How It Works ¶
-
-
- Pemeriksaan penerbangan Pre- * * - Verifize koneksi SSH, memperingatkan jika tujuan memiliki data yang sudah ada
-
-
-
- rsync * * - Salinan seluruh sistem berkas (nama-nama sistem tidak termasuk-filostems) melalui SSH
-
-
-
- Post-migration * * - Otomatis boot ulang server tujuan (kecuali
--skip-reboot)
- Post-migration * * - Otomatis boot ulang server tujuan (kecuali
-
Migrasi menggunakan rsync dengan
--archive --hard-links --acls --xattrs untuk melestarikan semua atribut berkas, hak akses, dan berkas khusus.Catatan Penting
-
-
- Jalankan sebagai root * * (atau dengan
sudoMigrasi non-root akan kehilangan berkas sistem.
- Jalankan sebagai root * * (atau dengan
-
- Tujuan seharusnya berupa server * * fresh * *. Data yang akan ditinggalkan akan ditimpa.
- rsync kode keluar 23 / 24 (transfer sebagian) diperlakukan sebagai peringatan, bukan errors. Beberapa berkas (seperti log aktif) mungkin tidak dapat ditransfer dengan sempurna.
- Setelah migrasi, verifikasi node bekerja dengan benar sebelum menonaktifkan sumber.
- Untuk * * validator migrasi identitas * * (zero-downtime swap antara dua validators berjalan), gunakan
slv v switchsebagai gantinya, lihat Migrasi Validator Mainnet.